Apa itu KPR Syariah?

  • 3 weeks ago
  • Blog
  • 0
apa itu kpr syariah
Spread the love

 

 

 

 

apa itu kpr syariah ya

Gaya hidup syariah yang berkembang membuat bisnis properti menghadirkan beragam pilihan properti. Salah satunya berbasis properti KPR syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dari perbankan perlahan ditinggalkan dengan alasan riba.

KPR syariah membuat masyarakat khususnya umat Islam merasa jauh lebih nyaman karena dapat terhindar dari riba yang dilarang dalam Islam. Selain dikenal tanpa riba perumahan syariah membawa kelebihan lain yakni memiliki nominal cicilan yang tidak berubah.

 

Baca Juga :

Keuntungan Dan Kerugian Investasi Property Online

5 Cara Antisipasi Penipuan Rumah Syariah

KPR Syariah Termurah

 

apa itu kpr syariah ya

 

 

 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang KPR syariah mari simak penjelasan berikut ini:

. Banyak yang beranggapan bahwa KPR syariah hanya untuk umat Islam padahal KPR syariah bisa dimiliki oleh semua umat beragama. Jadi jangan bingung istilah properti KPR syariah dengan konsep perumahan bagi umat Islam saja.

Secara umum properti KPR syariah adalah jenis properti yang sistem transaksinya dilakukan sesuai dengan syariah Islam. Arti dari KPR syariah lebih kepada skema kepemilikan yang lebih syariah. Dalam kitab-kitab agama Nasrani dan Nasrani juga disebutkan tentang larangan riba. Sehingga KPR syariah dapat dimiliki oleh siapa saja yang menginginkan perumahan bebas riba.

Perumahan syariah atau biasa disebut dengan hipotek syariah adalah skema kepemilikan hunian dengan menggunakan akad yang sesuai dengan syariah Islam.

. Dengan skema kepemilikan properti syariah berbasis KPR kini Anda dapat memiliki rumah impian sesuai akad dan hukum Islam. Dalam akad jual beli properti syariah disepakati antara pembeli dan penjual rumah syariah.

Perlu Anda ketahui bahwa kepemilikan apartemen juga kini menyediakan fasilitas KPR syariah. Sesuai kantong Anda berikut ini pilihan apartemen di bawah Rp 1 miliar yang bisa Anda miliki dengan skema KPR syariah.

Berbeda dengan properti konvensional Anda bisa mengenali konsep perumahan syariah dari ciri-cirinya antara lain:

  • Menekankan pada Kepemilikan Maksudnya adalah Anda sebagai pemilik properti syariah yang lengkap. Jadi fokuslah pada membeli bukan menyewa. Dalam skema hunian syariah konsumen bisa langsung membeli rumah dari developer tanpa pihak ketiga atau bank. Pada Muslim-Property pengembang tidak bekerjasama dengan pihak bank untuk terlibat dalam pengembangan proyek baik dalam hal pembiayaan pembangunan proyek maupun Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan konsumen.

 

  • Skema Properti KPR Syariah yang diterapkan pada pengembang perumahan syariah biasanya menggunakan akad isthisna atau indent. Dikutip dari OJK istishna adalah akad jual beli berupa pemesanan pembuatan barang tertentu dengan kriteria dan syarat tertentu yang disepakati antara pembeli dan penjual rumah syariah.

Bila Anda menginginkan rumah di KPR Syariah Anda perlu memesannya terlebih dahulu dan membayarnya secara tunai atau mencicil. Ketika membuat kesepakatan di awal akad perumahan syariah, pengembang akan menunjukkan harga perumahan syariah yang tetap atau nilainya tidak berubah.

 

  • Tidak Ada Penambahan atau Pengurangan dalam Jual Beli. Properti syariah yang Anda beli baik secara tunai maupun secara mencicil akan sama dengan harga yang telah disepakati tanpa ada biaya tersembunyi atau tambahan. Apalagi dalam cicilan KPR syariah biasanya disesuaikan dengan kemampuan calon pembeli.

 

  • Properti Syariah Tanpa Riba dan Tanpa Sita berbeda dengan istilah kredit dalam konsep konvensional sedangkan transaksi properti syariah tidak dikenakan denda bunga apalagi sita. Lembaga keuangan Islam dilarang mengambil keuntungan dari transaksi riba yang bertentangan dengan hukum Islam.

Di sisi lain jika pembeli properti syariah kemudian mengalami masalah keuangan dan gagal untuk melunasi perjanjian maka lembaga keuangan atau pengembang dilarang melakukan penyitaan tetapi harus bekerja sama untuk menjual hunian tersebut. Kemudian setelah penjualan keduanya dapat berbagi hasil untuk pembayaran perjanjian penyelesaian.

 

  • Properti Syariah Tidak Menggunakan Jasa Asuransi. Satu hal lagi yang membedakan pembelian rumah syariah dengan properti konvensional adalah rumah yang dibeli secara syariah tidak akan diasuransikan. Hal ini terkait dengan unsur ketidakpastian yang ditawarkan oleh lembaga asuransi yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Dalam hukum Islam, asuransi mengandung unsur perjudian di mana penanggung memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan jika Anda tidak mengajukan klaim apa pun. Namun di sisi lain perusahaan asuransi dapat mengalami kerugian yang besar jika mengalami kecelakaan dan perusahaan asuransi harus membayar biaya asuransi yang menjadi hak pembeli.

Jika Anda cocok dengan skema KPR syariah untuk memiliki properti syariah idaman simak syarat dan ketentuan berikut ini. Apakah ini pertama kalinya Anda membeli rumah?

Compare listings

Compare
/* */