Kredit Perumahan Syariah, Pengertian dan Syarat

  • 4 weeks ago
  • Blog
  • 0
kredit rumah syariah
Spread the love

Kredit perumahan syariah merupakan salah satu pilian cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan rumah idaman. Di Indonesia ada dua jenis KPR ketika ingin membeli rumah, diantaranya KPR Konvensional dan KPR Syariah.

Kali ini kita akan membahas tentang Kredit Perumahanan Syariah dari pengertian, kelebihan, dan persyaratan yang harus dipenuhi. dilansir dari berbagai sumber, Sehingga kamu akan lebih paham tentang perbedaan antara kpr Konvensional dengan kredit perumahan syariah.

Pengertian Kredit Perumahan Syariah

Kredit perumahan syariah atau lebih dikenal dengan KPR Syariah adalah KPR yang mengikuti syariat Islam. Ini berarti bahwa pinjaman terstruktur sedemikian rupa sehingga tidak membebankan bunga. Dalam transaksi KPR Syariah, bank membeli rumah yang diinginkan konsumen kemudian menjualnya kepada konsumen secara mencicil.

Bank memperoleh keuntungan dengan mengambil margin dari harga jual rumah yang disepakati kedua belah pihak.

baca juga:
Simulasi KPR BSI VS Perumahan Syariah

kredit perumahan syariah

Keuntungan menggunakan kredit Perumahan Syariah

Ada banyak keunggulan KPR Syariah dibandingkan KPR konvensional. Pertama-tama, karena hukum Islam melarang bunga, peminjam hanya diwajibkan untuk membayar kembali jumlah yang awalnya dipinjam ditambah keuntungan yang ditetapkan oleh lembaga keuangan.

Dengan tidak adanya bunga, ini dapat menghasilkan penghematan yang signifikan selama masa pinjaman. Selain itu, pinjaman rumah syariah biasanya memiliki jangka waktu yang lebih pendek daripada KPR konvensional, yang berarti peminjam dapat melunasi hutang mereka lebih cepat.

Karena pinjaman tidak dikenakan bunga, pembayaran bulanan biasanya juga lebih rendah. Akhirnya, banyak pemberi pinjaman Islam (lembaga keuangan Islam) menawarkan opsi pembayaran yang fleksibel yang dapat memudahkan peminjam untuk memenuhi kewajibannya.

Misalnya, beberapa pemberi pinjaman akan mengizinkan peminjam untuk melakukan pembayaran sebagian selama masa keuangan yang sulit. Orang lain dapat mengizinkan penangguhan total pembayaran untuk jangka waktu tertentu.

Opsi -opsi ini dapat menawarkan kenyamanan dan ketenangan yang harus diperjuangkan bagi peminjam, sambil memenuhi kebutuhan hidup.

kredit perumahan syariah

Kekurangan Kredit Perumahan Syariah

Setiap sistem KPR konvensional atau KPR syariah memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ada beberapa kelemahan KPR Syariah, antara lain:

1.Keuntungan yang ditetapkan oleh pemberi pinjaman umumnya tinggi, ini jelas akan meningkatkan pembayaran kamu.

2.Membutuhkan uang muka yang besar. Umumnya KPR Syariah membutuhkan uang muka yang besar, bahkan sampai 50%, namun saat ini juga ada beberapa bank syariah seperti BSI yang memiliki program DP KPR 0%.

Bank mana saja yang menawarkan Kredit Perumahan Syariah di Indonesia? Ada banyak bank di Indonesia yang menawarkan KPR Syariah. Beberapa bank yang lebih populer antara lain BNI Syariah, BRI Syariah, dan BTN Syariah. Bank-bank ini menawarkan berbagai produk dan layanan yang sesuai dengan hukum Islam.

kredit perumahan syariah

Perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional

Ada beberapa perbedaan antara Kredit Perumahan Syariah dan KPR konvensional, seperti:

  1. Bunga

Bank syariah atau pinjaman hipotek syariah tidak menetapkan bunga pada saat transaksi, melainkan menentukan keuntungan. Sedangkan peminjam KPR konvensional akan dikenakan bunga berdasarkan pinjaman.

  1. Cicilan

Untuk cicilannya, Kredit Perumahan Syariah menawarkan cicilan tetap, jadi dari awal sampai akhir tidak akan ada perubahan jumlah cicilan. Sedangkan pembayaran KPR konvensional dapat berubah setiap bulan jika tingkat suku bunga berubah.

  1. Denda dan penyitaan

Dalam KPR Konvensional biasanya dikenakan denda jika tidak dapat membayar cicilan bulanan, bahkan jika nasabah gagal membayar, rumah akan diambil alih untuk menutupi hipotek. Sedangkan KPR Syariah tidak dapat mengenakan denda apabila nasabah tidak mampu membayar, kecuali nasabah dengan sengaja menunda pembayaran.

  1. Pengawas Syariah

Untuk Kredit Perumahan Syariah memiliki dewan pengawas syariah yang bertugas mengawasi praktik lembaga keuangan syariah sesuai syariat Islam, salah satunya adalah produk KPR syariah. Sedangkan KPR mainstream tidak memiliki pengawas syariah. Karena produk tersebut tidak diatur untuk mematuhi syariat Islam.

Compare listings

Compare
/* */